Cara Menurunkan Demam Tinggi pada Anak-anak dan Orang Dewasa

Berita-sehat.com – Demam timbul bila suhu tubuh di atas 37,8°C jika pengukuran dilakukan secara oral, atau di atas 38,2°C jika pengukuran dilakukan di rektum. Demam tinggi dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah terinfeksi virus. Namun ada beberapa cara menurunkan demam tinggi yang bisa dicoba.

Perubahan suhu ini lebih sering terjadi dalam kasus berikut :

  • Infeksi seperti tonsilitis, otitis atau infeksi saluran kemih;
  • Peradangan seperti rheumatoid arthritis, lupus atau giant cell arthritis.

Meskipun lebih jarang, demam juga dapat terjadi pada kanker, terutama bila tidak ada penyebab lain yang jelas, seperti flu atau pilek.

Ketika demam tidak terlalu tinggi, berada di bawah 38º C, yang ideal adalah mencoba terlebih dahulu menggunakan metode buatan sendiri dan alami, seperti mandi dengan air hangat atau teh willow putih, dan, jika demam tidak turun, berkonsultasilah dengan dokter.

Dokter umum Anda untuk memulai pengobatan dengan obat antipiretik seperti parasetamol, yang tidak boleh digunakan tanpa bimbingan. Berikut adalah beberapa cara menurunkan demam tinggi pada anak dan orang dewasa menggunakan metode alami dan pengobatan.

Cara alami menurunkan demam pada Anak dan Orang Dewasa

Ada beberapa metode alami yang dapat membantu menurunkan demam sebelum Anda perlu menggunakan obat antipiretik, antara lain:

  • Jangan menggunakan pakaian berlebih;
  • Tetap di dekat kipas angin atau di tempat yang sejuk;
  • Letakkan handuk basah dengan air dingin di dahi dan pergelangan tangan;
  • Mandi dengan air hangat, tidak terlalu panas atau terlalu dingin;
  • Tetap istirahat di rumah, hindari pergi bekerja;
  • Minum air dingin;
  • Minum jus jeruk, jeruk keprok atau lemon karena memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Namun, jika itu adalah anak di bawah usia 3 bulan, atau orang dengan penyakit jantung, penyakit paru-paru atau demensia, dokter umum harus segera berkonsultasi, terutama jika demamnya di atas 38°C. Hal yang sama berlaku untuk orang tua, yang umumnya memiliki kesulitan yang lebih besar dalam menilai suhu mereka sendiri, karena, selama bertahun-tahun, beberapa sensasi termal hilang.

Menggunakan Obat

Meminum obat-obatan yang sesuai adalah salah satu cara menurunkan demam tinggi yang sangat ampuh. Jika suhu tubuh di atas 38,9°C, dan metode rumahan tidak cukup, dokter umum mungkin menyarankan penggunaan obat antipiretik seperti:

  • Acetaminophen, seperti Tylenol atau Pacemol;
  • Ibuprofen, seperti Ibufran atau Ibupril;
  • Asam asetilsalisilat, seperti Aspirin.

Obat ini harus digunakan dengan hati-hati dan hanya dalam kasus demam tinggi dan tidak boleh diminum terus menerus. Jika demam berlanjut, dokter umum harus berkonsultasi lagi untuk menilai apakah tes diperlukan untuk mencoba mengidentifikasi penyebab demam, dan antibiotik mungkin perlu digunakan untuk melawan kemungkinan infeksi. Pelajari lebih lanjut tentang obat-obatan penurun demam pada bayi dan ibu hamil.

Dalam kasus anak-anak, dosis obat bervariasi sesuai dengan berat badan mereka dan, oleh karena itu, dokter anak harus selalu diberitahu sebelum menggunakan obat apapun.

Opsi Pengobatan Rumah

Cara yang baik untuk menurunkan demam sebelum beralih ke obat antipiretik adalah memilih untuk minum teh hangat untuk menginduksi keringat, sehingga mengurangi demam. Dan masih banyak opsi minuman lain yang dapat menurunkan demam tinggi, namun dengan catatan, tidak semua bisa diminum oleh bayi, maka dari itu tetap harus di konsultasikan dengan dokter.

Beberapa minuman yang membantu menurunkan demam adalah:

1. Teh hangat

Teh hangat bisa dijadikan alternatif sebagai cara menurunkan demam tinggi yang baik pada anak maupun orang dewasa. Hal ini dikarenakan teh hangat dapat memberikan asupan cairan, melegakan hidung mampet, dan meredakan peradangan pada tubuh.

Teh juga mengandung senyawa polifenol yang berfungsi untuk membantu tubuh melawan infeksi virus, bakteri, serta jamur. Teh hangat dianjurkan saat kamu atau orang terdekatmu sedang mengalami demam tinggi.

2. Wedang Jahe

Selain mudah ditemukan, minuman wedang jahe juga sangat mudah dibuat. Sifat antibakteri jahe membuatnya efektif menurunkan demam, batuk, dan gejala lainnya.

Ketika sedang demam, cairan sangat penting untuk membantu tubuh mengatur suhu, membuang kuman yang tidak diinginkan, dan membantu fungsi tubuh.

Minuman jahe dapat membuat kita berkeringat, dimana hal itu membantu menghilangkan panas dan racun yang ada di tubuh. Selain untuk meredakan demam, resep ramuan herbal dari jahe bisa digunakan untuk meredakan asma loh.

3. Air Kelapa

Cara menurunkan demam tinggi pada anak dan orang dewasa secara alami adalah dengan meminum air kelapa. Air kelapa merupakan salah satu alternatif untuk meredakan demam tinggi pada anak dan orang dewasa.

Kandungan yang ada dalam air kelapa dapat menstabilkan suhu tubuh. Ketika demam, tubuh biasanya berkeringat, muntah, atau pun tidak selera makan/minum, dimana hal ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan.

Air kelapa memiliki kandungan elektrolit, mineral, dan vitamin lainnya yang mampu memcukupi kebutuhan cairan dalam tubuh. Air kelapa juga dapat menghilangkan dehidrasi ketika sedang mengalami demam tinggi.

Apa yang tidak boleh dilakukan saat anak demam

Selain mengetahui bagaimana cara menurunkan demam tinggi pada anak dan orang dewasa, penting juga untuk memperlajari apa saja yang tidak boleh dilakukan saat terkena sakit ini, guna mengantisipasi bahaya yang datang selanjutnya.

Demam sangat sering terjadi pada anak-anak, menyebabkan kecemasan besar dalam keluarga, tetapi penting untuk menghindari melakukan beberapa hal yang dapat memperburuk situasi:

  • Cobalah untuk menghangatkan anak dengan mengenakan lebih banyak pakaian atau meletakkan lebih banyak pakaian di tempat tidur;
  • Gunakan obat-obatan untuk menurunkan demam pada waktu-waktu tertentu;
  • Putuskan untuk mengobati demam dengan antibiotik;
  • Dorong anak untuk makan secara normal dan berlimpah;
  • Asumsikan demam tinggi karena erupsi gigi.

Dalam beberapa kasus, kejang terjadi pada anak-anak karena otak mereka masih belum matang, dan sistem saraf lebih rentan terhadap kenaikan suhu yang cepat.

Ketika ini terjadi, penting untuk mencatat waktu mulai dan berakhirnya krisis, kesampingkan anak dan kurangi suhu ruangan sampai anak bangun. Jika ini adalah kejang demam pertama, segera pergi ke ruang gawat darurat.

Terkhusus untuk setiap orangtua, jangan pernah menganggap sepele masalah demam yang terjadi pada anak. Karena dalam beberapa kasus demam, ada yang mengakibatkan kematian pada anak.

Yang menjadi penyebab kematiannya bukan sakit ‘demam’ itu sendiri, melainkan penyakit yang di derita pada anak yang menyebabkan si anak mengalami demam tinggi.

Misalnya anak mengalami demam karena malaria berat, lalu terjadi kejang saraf yang menuju ke otak, atau anak mengalamai demam akibat radang selaput di otak, atau bahkan demam karena virus dengue yang menyebabkan kebocoran cairan dalam tubuh, bisa saja hal-hal tersebut berujung pada kematian.

Kapan harus pergi ke dokter anak?

Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter anak bila demam anak disertai dengan:

Muntah;
Sakit kepala parah;
Sifat lekas marah;
Rasa kantuk yang berlebihan;
Sulit bernafas;

Selain itu, anak di bawah usia 2 tahun atau dengan suhu tubuh di atas 40°C harus selalu dievaluasi oleh dokter anak, karena ada risiko komplikasi yang lebih besar.

Bagikan Halaman ini